Filsafat
merupakan disiplin ilmu yang telah ada dan berkembang dari sejak manusia
mengenal Tuhan karena maksud dari filsafat bisa diartikan sama dengan cara atau
alat manusia dalam mengenal Tuhan jadi jika memaknai filsafat sebagai disiplin
ilmu maka hukum untuk mempelajarinya adalah wajib sebagaimana ilmu ilmu yang
lain. Akan tetapi jika memaknai filsafat sebagai pola pikir maka dalam
mempelajarinya harus memilah milih yang mana baik dan yang mana buruk serta
mengkondisikan dengan keimanan yang ada serta manfaat yang dapat diperoleh
karena lebih mengkedepankan akal logis dan mempelajari kecakapan untuk berpikir
lurus, tepat dan teratur. Manfaat
filsafat bisa diartikan dengan manfaat pikiran dimana berpikir adalah proses
rohani atau kegiatan rohani yang berada dalam rangka bertanya dan berusaha
untuk memperoleh jawaban. Berpikir merupakan upaya untuk memecahkan masalah.
Sering juga disebut berpikir refleksif. Berpikir refleksif berarti
terarah/teratur, yakni berpikir untuk menjawab pertanyaan yang terus menerus
menjadi pusat perhatian. Ketika mempelajari konsep filsafat demikian
disampaikan Dr.Marsigit pada perkuliahan pertama dimana kita diajarkan ketika
mempelajari ilmu filsafat kita diajarkan untuk memahami suatu permasalahan dan
mencari solusi dari permasalan tersebut serta memberikan argumentasi dan solusi
untuk permasalahan tersebut. Bahasa filsafat yang digunakan adalah bahasa
analogi yang artinya filsafat menjelaskan suatu hal atau permasalahan secara
analogi melalui peristiwa tertentu.
Sifat
filsafat terbagi dua yaitu bersifat intensif dan secara ekstensif yang mana
intensif adalah berpikir kedalam diri sendiri sedangkan ekstensif adalah dengan
menggunakan referensi benda benda yang ada disekeliling kita dan objek dari
filsafat adalah segala yang mungkin ada karna kita tidak mampu memikirkan diri
kita tanpa ada masa lalu kita.Metode untuk mempelajari filsafat adalah
hermeunitika yaitu dengan menerjemahkan dan diterjemahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar