Minggu, 18 November 2012

Definisi Ruang Dan Waktu


Nama  : Risa Mahdayani
Nim     : 12709251028           
Kelas  : Pps Pendidikan Matematika
Tugas Filsafat Ilmu

Definisi Ruang Dan Waktu
Yang dimaksud dengan ruang baik ruang konkrit , ruang formal, ruang normative, maupun ruang spiritual. Mengenai pemahaman ruang , tidak mudah memahami ruang ,ruang material hanya dipahami oleh orang orang awam bagaimana dia bisa memahami ruang yaitu secara intuisi , kita juga bisa menebak nebak kapan mulai mengenai konsep ruang tetapi bagaimana cara mengekstensikan yaitu dengan menggunakan abstraksi atau reduksi tangkap yang masih tersisa, kalau diekstensikan menggunakan bahasa analog ruang material ternyata kita temukan bermacam macam ruang , ruang sendiri adalah intuisi berarti ruang material pun sebetulnya hanya ada didalam pikiran maka intuisi dari ruang adalah intuisi dari intuisi sama dengan berpikir atau metakognitif maka kita masing masing mempunyai ruang yang ada dan yang mungkin ada yang masing masing tak terhingga. Didalam sosiologi kita juga mempunyai ruang misal ruang lingkup maka setiap yang maka dan yang mungkin ada maka ruang itu sebetulnya adalah wadah.
            Ruang itu sebetulnya ada intuisi , kalau dinilai sebagai objek maka dinilai sebagai wadah dan isinya atau formal dan subtansinya maka kita bisa membuat ciri khas meliputi yang ada dan yang mungkin ada, ruang itu mempunyai sifat dari yang ada dan yang mungkin ada yang mempunyai ruang. Maka sebenar orang berilmu kalau dia sopan santun terhadap ruang dan waktu jadi kita memahami ruang karena intuisi waktu seperti kita memahami luas, dekat , jauh dan kita tidak ingat kapan mulai memahami ruang. Kita hidup didalam ruang dan waktu kita memahami ruang melalui waktu memahami waktu melalui ruang.
Kenapa pembelajaran matematika menjadi momok menakutkan karena guru tidak paham tentang intuisi. Setiap orang mempunyai ruang dan waktunya masing masing maka dikatakan ada semacam kalau politik pendidikan ada namanya standar, maka ada pola pola hubungan antara ruang dan waktu antara ruang dan satu dengan ruang yg lain maka siapakah yang bisa menembus ruang dan waktu adalah dirimu sendiri , dirimu secara normative adalah pikiran mu maka menembus ruang dan waktu adalah sejauh mana doamu menembus ruang dan waktu. Ukurannya adalah keikhlasan masing masing. Berdoa akan memandang berbeda orang orang yang sudah terlatih maka memandang berbeda segala sesuatu yang belum didoakan maka masih dianggap kotor maka transenden nya orang orang berdoa itu terkadang tidak bisa diterima oleh akal sehat. Bagaimana engkau bisa percaya pada nabi secara nabi sudah meninggal dunia bagaimana engkau bisa mempercayainya kalau menganggu pikiran lebih baik tidak usah dipikirkan kalau bisa meningkatkan keimanan maka bisa untuk dipikirkan jadi sehebat hebat doa adalah yang terucap.

1 komentar:

  1. terimakasih atas ilmunya..
    benar benar bermanfaat buat saya dalam pengembangan ruang dan waktu tak akan pernah tercapai tanpa adanya doa..

    BalasHapus